8 Cara Beternak Ayam Kampung dengan Modal Kecil, Hasil Menguntungkan

Panduan Umum Cara Ternak Ayam Kampung

Sebagian orang menganggap beternak ayam kampung sama dengan ayam buras. Padahal ada perbedaan istilah antara ayam buras dan ayam kampung. Istilah ayam buras digunakan untuk menyebut jenis ayam yang bukan ras, untuk membedakannya dengan golongan ayam ras seperti ayam broiler ayam ras petelur.

Awalnya cara ternak ayam kampung banyak dilakukan secara subsisten alias sebagai sampingan saja. Ayam kampung dipelihara di pekarangan-pekarangan dengan sistem umbaran, atau di lepas liarkan. Tujuan cara beternak ayam kampung untuk diambil dagingnya karena produksi telurnya relatif rendah. Ayam kampung termasuk golongan ayam buras. Jenis-jenis ayam buras lain diantaranya ayam bangkok, ayam pelung, ayam arab, ayam kedu, ayam katai, ayam nunukan dan lain-lain.

Awalnya bisnis usaha ternak ayam kampung banyak dilakukan secara subsisten alias sebagai sampingan saja. Ayam kampung dipelihara di pekarangan-pekarangan dengan sistem umbaran, atau di lepas liarkan. Tujuan usaha ternak ayam kampung untuk diambil dagingnya karena produksi telurnya relatif rendah.

Seriring meningkatnya permintaan beternak ayam kampung baik daging maupun telurnya, beternak ayam kampung kini banyak diusahakan secara semi intensif dan intensif. Ternak ayam kampung pun tidak hanya diambil dagingnya, melainkan banyak yang berorientasi pada telur.

Cara Ternak Ayam Kampung

Adanya peningkatan permintaan pasar terhadap ayam kampung yang cukup tinggi, tentu memberikan peluang usaha bagi Anda. Salah satunya adalah budidaya ayam kampung, apalagi usaha ini sampai sekarang masih sangat menjanjikan. Oleh karena itu, bagi Anda yang ingin menekuni usaha ini, ada beberapa cara beternak ayam kampung yang mudah untuk dilakukan yaitu dengan memilih bibit yang berkualitas.

Cara beternak ayam kampung selain menentukan bibit ayam yang berkualitas juga potensial, maka Anda harus waspada terhadap penyakit, dengan cara menjaga kebersihan kandang. Untuk melakukan budidaya ayam kampung, Anda juga bisa sesuaikan dengan kondisi cuaca di lingkungan sekitar Anda.

Terdapat beberapa cara beternak ayam kampung yaitu dengan sistem semi intensif, di mana ayam jantan dan betina akan dikawinkan. Namun jika Anda berada di pedesaan dengan pekarangan yang luas, maka Anda bisa mencoba sistem umbaran. Cara beternak ayam kampung yang benar dapat memberikan kualitas baik, sehat, dan ayam kampung dapat menghasilkan telur dan daging yang bergizi.

Berikut ini cara beternak ayam kampung yang kami rangkum dari berbagai sumber.

1. Fokus menentukan arah usaha ternak ayam

Cara usaha bisnis ternak ayam kampung yang bisa dilakukan bagi Anda selaku pemula adalah, tentukan arah usaha peternakannya. Apakah Anda ingin fokus untuk bisnis ayam pedaging atau petelur. Hal ini dilakukan, sehingga dalam memilih bibit, bisa sesuai dengan apa yang diinginkan. Hal ini adalah langkah pertama yang harus dilakukan, sehingga hasil dari ternak bisa optimal. Beberapa kesalahan kerapa peternak lakukan adalah tidak memisahakan bibit ayam kampung sesuai dengan tipe perkembangannya. Oleh karena itu, Anda jangan sampai menukar sistem pemeliharaan, karena bisa berdampak langsung terhadap biaya pemeliharaan.

2. Pemilihan bibit yang berkualitas dalam ternak ayam

Seutelah Anda menentukan fokus usaha yang akan dijalani, maka cara beternak ayam kampung selanjutnya bisa dimulai dengan pemilihan bibit yang berkualitas. Anda harus mencari bibit ayam kampung, pada peternak yang sudah terkenal juga terpercaya, menghindari kualitas yang berdampak buruk pada usah. Adapun ciri-ciri dari bibit ayam yang berkualitas adalah menetas di waktu yang tepat, mata cerah dan lebih bersinar, mampu berdiri dengan tegap dan lincah, serta tidak memiliki kecacatan fisik.

3. Persiapan kandang ternak ayam

Cara beternak ayam kampung selanjutnya setelah Anda menemukan bibit yang berkualitas, maka langkah selanjutnya yang bisa dilakukan yaitu mempersiapkan kandang. Kandang ini akan berfungsi sebagai tempat di mana ayam dapat di ternak. Pilihlah lokasi ternak atau kandang yang tak jauh dari tempat tinggal Anda, agar lebih aman juga mudah untuk diawasi. Anda bisa membuat kandang tertutup yang mengelilingi lokasi, agar ayam tidak berkeliaran.

Selalu perhatikan dinding kandang yang dibuat rapat, agar tidak bisa dimasuki hewan liar seperti anjing atau hewan buas lainnya. Setelah kandang yang dibuat siap, maka anda bisa langsung memulai tahapan budidaya, juga dibersihkan menggunakan pestisida agar terhindar parasit juga hama yang berbahaya.

Scroll to Top